skip to main | skip to sidebar

Rabies, Luka Indonesia yang Tak Kunjung Sembuh

Judul blog ini terinspirasi dari satu artikel di Kompas 3 Oktober 2003 oleh sejawat Drh Soeharsono DVTS PhD. Suatu blog yang bertujuan untuk menampilkan realitas penyakit rabies dan upaya penanggulangannya di Indonesia

Minggu, 23 Mei 2010

The Rabies Epidemic on Flores Island, Indonesia (1998-2003)

Caecilia Windiyaningsih*,
Henry Wilde**, Francois X Meslin***,
Thomas Suroso*, HS Widarso*

* Ministry of Health, CDC&EH, Indonesia
** Queen Saovabha Memorial Institute, Thailand
*** World Health Organization, Geneva

______________________________
J Med Assoc Thai Vol. 87 No.11 2004
Diposting oleh Tri Satya Putri Naipospos di 02.15

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda
Langganan: Posting Komentar (Atom)

Halaman

  • Beranda
  • Rabies Bali
  • BUKU: Pencegahan dan Pengendalian Rabies. Oleh: Bu...
  • Pencegahan dan Pemberantasan Rabies. Oleh: Drh. Hi...

Rabies dalam Berita

  • Sumatera Barat Waspada Anjing Rabies, 27 Februari 2009
  • Warning Rabies, Bali Akui Terlambat Lakukan Penanganan, 21 Oktober 2009
  • Pariwisata Bali Belum Terpengaruh Wabah Rabies, 25 Oktober 2009
  • Bom Waktu Penanganan Rabies di Flores, 5 Desember 2008
  • Jawa Barat Tidak Lagi Bebas Rabies, 9 Juli 2008
  • Rabies Kembali Mengganas di Flores, 6 Februari 2008
  • Provinsi Jambi Endemis Penyakit Rabies, 21 November 2008
  • Penanggulangan Rabies di Bali Mengecewakan, 27 Januari 2010
  • Korban di Nias Menjadi 9 Orang, 6 April 2010
  • Rabies di NIas Kembali Renggut Korban Jiwa, 17 April 2010
  • Rabies di Nias Semakin Mengganas, 13 Maret 2010